Macan Tutul Amur

Macan Tutul Amur Yang Terancam Punah

Macan Tutul Amur atau nama ilmiahnya Panthera pardus orientalis adalah subspesies macan tutul yang hampir terancam punah. Para ilmuwan memperkirakan bahwa hanya ada 25 sampai 57 macam tutul amur saja yang tersisa hidup di alam liar.

Setelah beberaoa kali dekade mengalami kerusakan habitat, perburuan dan perburuan mangsanya. Macan tutul amur telah di batasi pada fragmen kecil dari rentang awalnya.

Macan tutul amur adalah keanehan di antara spesies macan tutul. Tidak seperti saudara-saudara nya yang menghuni sabana hangat di afrika. Macan tutul amur di sesuaikan dengan baik dengan habitat pegunungan yang dingin di timur jauh rusia.

Macam tutul amur memiliki tungkai panjang yang memungkinkan berjalan menembus salju yang dalam ketika musin dingin, macan tutul amur melepaskan mantel nya yang berwarna keemasannya yang lebih pendek dan lebih memikat dari mantel berwarna yang lebih panjang dan ringan yang memberikannya isolasi dan penyamaran tambahan.

Macan tutul berukuran besar, dengan panjang tubuh antara satu sampai dua meter. Spesies ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam. Bintik hitam dikepalanya berukuran lebih kecil. Macan tutul betina serupa, dan berukuran lebih kecil dari jantan.

Macan tutul adalah hewan pemburu oportunitis, yang menggunakan segala kesempatan untuk mendapatkan mangsanya. Mereka memakan hampir segala mangsa dari berbagai ukuran lo.

Mangsa utama macan tutul terdiri dari aneka hewan yang menyusui, binatang pengerat, ikan, burung, monyet dan binatang-binatang lain yang terdapat di sekitar habitatnya.

Pada umumnya macan tutul menghindari manusia. Namun macan yang kurang sehat, kelaparan atau terluka sehingga tidak dapat berburu mangsa yang biasa, dapat memangsa manusia.

Ada peristiwa mengenai seekor macan tutul jantan di rudraprayag memangsa lebih dari 125 jiwa,, dan seekor macan tutul betina yang di sebut macan tutul panar memangsa lebih dari 400 jiwa pada awalnya abad ke 20 di india.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *