Beruang Kutub

Mengenal Lebih Dekat Beruang Kutub

Beruang Kutub atau nama ilmiahnya Ursus maritimus adalah hewan yang bertubuh besar, beruang yang terlihat berwarna putih ini lebih suka dengan ilkim yang dingin, makan daging dan suka berburu.

Beruang kutub memang terlihat manis, yang memang jika kita lihat dari foto atau dari kebun binatang. Tapi sebenarnya sifat asli dari hewan satu ini adalah pemburu yang ganas dan Beruang kutub adalah termasuk karnivora terbesar di antara hewan darat yang lain.

Beruang kutub juga termasuk spesies dari beruang, untuk mengukur tinggi beruang biasanya di ukur dari bahu saat sedang merangkak. Rata-rata tinggi beruang kutub saat merangkak adalah 1- 1.5 meter tetap ketika berdiri dengan kaki belakangnya beruang kutub jantan dewasa bisa mencapai lebih dari 3 meter lo.

Jika di ukur memanjang dari kepala sampai dengan pantatnya 2.2 – 2.5 meter ekornya bisa menambahkan 7.5 – 12.5 cm. Beruang kutub dewasa yang beratnya sekitar 351 – 544 kilogram.

Beruang kutub terbesar tercatat pernah sampai 1000kg. Sedangkan berat beruang kutub betina setengah dari jantannya yaitu 50 – 295kg. Beruang kutub memankg terlihat putih sih tapi ternyata bulu mereka itu transparan.

Hasil putih yang kita lihat itu di akibatkan pantulan dari lingkungan di sekitar yang bersalju. Beruang kutub juga bisa berwarna kekuning-kuningan pada musim panas bahkan mungkin muncul warna coklat atau abu-abu.

Beruang kutub hidup di sekitar benua npaling utara bumi yaitu benua arktik. Saat musim dingin temperaturenya di arktik biasanya sekitar kurang lebih -34 derajat celcius dan dapat mencapai -69 derajat celcius.

Musin kawin untuk Beruang kutub terjadi pada musim panas di kutub utara, yaitu antara bulan maret – juni. Kemudian bayi-bayi Beruang kutub akan lahir pada bulan desember – januari. Biasanya Beruang kutub akan melahirkan 2-3 bayi.

Bayi Beruang kutub yang baru lahir hanya sebesar tikus. Tidak memiliki bulu, buta dan lemah sama sekali. Seekor Beruang kutub betina terbukti merupakan induk mamalia yang paling besar pengabdiannya dalam hal menjaga anak-anak mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *